Translate

Jangan Terlena oleh “Perbedaan”

Menghargai pendapat orang lain bukan berarti membiarkan perbedaan berlangsung terus menerus. Perbedaan dapat berakibat fatal, dapat menciptakan kekuatan yang dipengaruhi oleh tujuan kelompok tertentu yang dilandasi oleh semangat menguasai atas kelompok lainnya sehingga pada gilirannya berakibat pada perpecahan oleh karena lebarnya jurang perbedaan.

Sampai dengan saat ini saya belum mengerti mengapa sebagian diantara kita yang selalu menyatakan bahwa perbedaan merupakan bagian dari demokrasi padahal apabila kita melihat makna demokrasi akan bertolak belakang dengan pernyataan di atas. Demokrasi mengandung misi untuk menyatukan perbedaan bukan membiarkan perbedaan apalagi menyangkut kebijakan yang mengikat banyak orang.

Belakangan ini, keputusan yang dikeluarkan oleh lembaga negara seperti DPR lebih banyak dihasilkan berdasarkan suara terbanyak atau dilakukan melalui voting. Voting hanya dilakukan apabila tidak dapat mencapai kata mufakat, untuk mencapai kata mufakat membutuhkan kesatuan pendapat dari semua unsur yang terlibat. Karena pengambilan keputusan di DPR lebih banyak dihasilkan melalui voting mengindikasikan bahwa DPR tidak mampu menyatukan pendapat melalui kata mufakat. Ini juga dapat berarti bahwa keputusan yang dihasilkan oleh DPR memiliki celah bahkan tidak berpihak kepada masyarakat atau yang lebih berbahaya adalah terdapat kontradiksi keputusan dan aturan-aturan sebelumnya.

index

Dengan banyaknya keputusan DPR yang ditolak oleh MK melalui uji materi merupakan gambaran bahwa keputusan yang dihasilkan melalui voting atau pengambilan suara terbanyak sangat berpeluang tidak sesuai dengan konstitusi negara kita.

Perbedaan bertolak belakang dengan pendidikan karakter bangsa

Kita sering diajarkan bahwa persatuan dan kesatuan adalah senjata paling ampuh didunia. Kesatuan pendapat dapat meningkatkan wibawa suatu lembaga atau organisasi tetapi perbedaan dapat meruntuhkan lembaga atau organisasi tersebut. Indonesia disegani oleh negara lain karena semangat persatuan dan kesatuan.

Disatu sisi kita diajarkan untuk menerapkan pendidikan karakter bangsa tetapi disisi lain ternyata pengelolaan negara justru bertolak belakang dengan semangat pendidikan karakter bangsa, yang lebih parah lagi adalah para pengelola negaralah yang merekomendasikan untuk membentuk karakter bangsa.

Dari beberapa item pendidikan karakter bangsa, tidak satupun item yang mengajarkan bahwa perbedaan bagian dari karakter bangsa itu sendiri. Bagaimanapun juga menghargai pendapat orang lain harus kita hormati tetapi menyatukan pendapat wajib untuk dilaksanakan.

Misi Pelemahan Negara

Untuk menghancurkan suatu kelompok yang memiliki kekuatan yang tidak dapat dipengaruhi dari luar dapat dimasukan dengan menghacurkan kelompok tersebut dari dalam kelompok itu sendiri. Politik memecah belah yang pernah dilakukan pada masa penjajahan Belanda dapat melumpuhkan kekuatan perlawan para pejuang di Nusantara. Indonesia dikenal memiliki persatuan dan kesatuan, untuk melemahkan Indonesia tidak dapat dilakukan dengan cara konfrontasi langsung sehingga mungkin dengan membiasakan perbedaan menjadi pembenaran dalam pengambilan keputusan merupakan salah satu langkah yang sengaja diciptakan untuk melemahkan Indonesia.

Sudah saatnya para pemimpin dinegeri ini mewaspadai semangat dibalik perbedaan. Jangan ada lagi pernyataan seperti “Indahnya perbedaan”. Dalam jangka waktu sempit membiarkan perbedaan belum mempengaruhi kekuatan negara tetapi lambat laun perbedaan yang menjadi ciri khas dari demokrasi akan menjadi titik kelemahan negara kita.

Oleh karena itu, jangan biarkan perbedaan menjadi kebiasaan yang dibenarkan. Kita harus berani mengambil keputusan yang dilandasi oleh perbedaan, sebuah keputusan pasti ada yang sepakat dan ada yang tidak sepakat dengan materi keputusan tersebut. Walaupun demikian pemimpin harus berani, tegas dan bertanggung jawab mengawal keputusannya.

Sebelum tulisan ini saya tutup, saya ingin berbagi contoh keputusan yang dilakukan oleh pemimpin disuatu daerah. Salah seorang kepala daerah memutuskan untuk membuat ruang publik, banyak pengamat dan tokoh masyarakat menentang keputusannya dengan berbagai alasan. Ada yang menyatakan bahwa terlalu banyak uang daerah dihabiskan untuk membangun ruang publik tersebut, ada yang berpendapat masih banyak masyarakat miskin butuh perhatian dari pemerintah, ada yang berpendapat tidak dapat meningkat ekonomi masyarakat dan lain sebagainya namun kepada daerah tersebut terus menyelesaikan programnya. Singkat cerita ruang publik selesai dibangun, ternyata animo masyarakat tidak sesuai dengan pendapat kelompok penentangnya, bahkan kini ruang publik itu menjadi obyek wisata bagi masyarakat di daerah tersebut. Telah memberi makan kepada ribuan pedagang dan telah membahagiakan hampir semua anak-anak. Perputaran ekonomi menjadi lebih tinggi oleh karena dekat dengan pelabuhan kapal penumpang (PELNI), Kepala daerah ini malah mendapatkan penilaian positif dari masyarakatnya. Coba kepala daerah ini mengikuti kelompok yang berbeda dengan keputusannya, kemungkinan daerah yang dipimpinnya tidak mengalami kemajuan seperti sekarang ini.

 

 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

 

Terbaru

Masukkan Email Anda

Archives

Info Web

Google PageRank Checker Powered by  MyPagerank.Net